Menentukan harga jual yang tepat adalah kunci profitabilitas bisnis F&B. Harga harus cukup untuk cover HPP, biaya operasional, dan memberikan profit.
Cara Input Harga Jual
Saat Tambah/Edit Produk:
- Buka form tambah atau edit produk
- Isi field "Harga Jual (Rp)"
- Sistem akan otomatis menghitung:
- HPP dari komposisi bahan
- Margin dalam Rupiah
- Margin dalam persen (%)
- Food Cost (HPP ÷ Harga Jual × 100%)
Input harga jual produk
Screenshot bagian pricing di form produk dengan summary margin
ID: input-harga-jualMemahami Metric Harga
HPP (Harga Pokok Produksi)
- Biaya produksi sebenarnya per produk
- Dihitung dari bahan + produk semi-finished + biaya overhead
Margin
- Keuntungan kotor per produk
- Rumus: Harga Jual - HPP
- Contoh: Rp25.000 - Rp9.400 = Rp15.600
Margin %
- Persentase keuntungan dari harga jual
- Rumus: (Margin ÷ Harga Jual) × 100%
- Contoh: (Rp15.600 ÷ Rp25.000) × 100% = 62.4%
Food Cost %
- Persentase biaya bahan dari harga jual
- Rumus: (HPP ÷ Harga Jual) × 100%
- Contoh: (Rp9.400 ÷ Rp25.000) × 100% = 37.6%
Panduan Food Cost Ideal
| Food Cost | Keterangan | Margin % |
|---|---|---|
| 25-30% | Ideal untuk restoran | 70-75% |
| 30-35% | Wajar untuk usaha kecil | 65-70% |
| 35-40% | Cukup, tapi perlu efisiensi | 60-65% |
| > 40% | Terlalu tinggi, evaluasi harga/HPP | < 60% |
Target umum: Food Cost 30%, sisanya untuk operasional (40%) dan profit (30%)
Tips Menentukan Harga
1. Kenali HPP Akurat
- Pastikan semua bahan sudah terdata dengan harga benar
- Jangan lupakan biaya overhead (es, packaging, dll)
- Update harga bahan secara berkala
2. Riset Kompetitor
- Survey harga menu serupa di area Anda
- Pertimbangkan value proposition (porsi, kualitas, layanan)
- Jangan selalu ikut harga terendah
3. Sesuaikan Target Market
- Premium market: margin bisa lebih tinggi (60-70%)
- Mass market: margin lebih tipis (40-50%)
- Pertimbangkan daya beli konsumen
4. Sisakan Margin Cukup
- Minimal 50% untuk cover biaya operasional
- Lebih tinggi jika ada biaya marketing/delivery
- Jangan terlalu agresif yang bikin rugi
5. Pertimbangkan Channel Penjualan
- Offline (toko): margin penuh ke Anda
- Online marketplace: potong komisi 20-30%
- Delivery app: potong komisi + biaya delivery
- Atur harga berbeda per channel jika perlu
Kalkulator Harga Jual (PRO & MAX)
Paket PRO dan MAX menyediakan Kalkulator Harga Jual dengan 5 metode kalkulasi:
1. Target Margin %
- Input: HPP + target margin (misal 60%)
- Output: Harga jual yang diperlukan
- Cocok untuk: Penentuan harga standar
2. Target Profit Rp
- Input: HPP + target profit dalam rupiah
- Output: Harga jual yang diperlukan
- Cocok untuk: Menentukan profit nominal per produk
3. Markup × Lipat
- Input: HPP × multiplier (misal 2× atau 3×)
- Output: Harga jual = HPP × multiplier
- Cocok untuk: Quick pricing dengan pattern tertentu
4. Harga Konsumen
- Input: Harga yang dibayar konsumen
- Output: Breakdown profit, margin %, food cost
- Cocok untuk: Evaluasi harga yang sudah ada
5. Target Net Sales
- Input: HPP + target net sales setelah pajak/komisi
- Output: Harga jual yang diperlukan
- Cocok untuk: Menghitung harga dengan komisi marketplace
Fitur Tambahan:
- Support multi-channel (marketplace, offline, delivery)
- Perhitungan otomatis komisi per channel
- Perhitungan pajak (PPN, service charge)
- Visual breakdown dengan pie chart
- Export hasil perhitungan
Cara Akses:
- Menu: Tools → Kalkulator Harga Jual
- Pilih produk yang ingin dihitung
- Pilih metode kalkulasi
- Input parameter yang diminta
- Lihat hasil dan breakdown detail
Strategi Pricing
A. Cost-Based Pricing
- Hitung dari HPP + margin yang diinginkan
- Paling aman dan transparan
- Cocok untuk produk dengan HPP stabil
B. Value-Based Pricing
- Harga berdasarkan nilai yang diterima pelanggan
- Bisa lebih tinggi dari cost-based
- Cocok untuk produk unik/premium
C. Competition-Based Pricing
- Harga mengikuti atau sedikit di bawah kompetitor
- Risiko: margin bisa terjepit
- Cocok untuk market yang sangat kompetitif
D. Dynamic Pricing
- Harga berbeda untuk waktu/kondisi berbeda
- Contoh: Happy hour, promo akhir pekan
- Perlu analisis yang cermat agar tetap profit
Warning Signs
Tanda harga perlu dievaluasi:
- ⚠️ Food cost > 40%
- ⚠️ Margin < 50%
- ⚠️ Sering kehabisan stok (harga terlalu murah)
- ⚠️ Sepi pembeli (harga terlalu mahal)
- ⚠️ HPP naik signifikan tapi harga tidak disesuaikan
Contoh Perhitungan
Produk: Es Kopi Susu
- HPP: Rp9.400
- Target margin: 60%
- Food cost target: 40%
Hitung harga jual:
HPP ÷ Food Cost % = Harga Jual
Rp9.400 ÷ 40% = Rp23.500
Atau dari margin:
HPP ÷ (1 - Margin %) = Harga Jual
Rp9.400 ÷ (1 - 0.6) = Rp23.500
Hasil:
- Harga Jual: Rp23.500 (dibulatkan Rp25.000)
- Margin: Rp15.600 (62.4%)
- Food Cost: 37.6%